Skuat Juventus di Ambang Perpecahan

Juventus sebagai juara bertahan Serie A dinilai tampil menurun musim ini. Penyebabnya, ruang ganti Bianconeri mengalami perpecahan, yang membuat mereka berada di posisi tiga klasemen Serie A, di bawah Napoli dan Inter Milan.

Gianluigi Buffon dan kawan-kawan sudah menelan dua kekalahan, yakni 1-2 dari Lazio dan 2-3 dari Sampdoria. Di Liga Champions, laju Juventus juga tidak mulus.

Tergabung di Grup D bersama Barcelona dan Sporting Lisbon, Juventus hanya mampu meraih posisi dua dan belum memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Kepastian baru akan didapat di laga terakhir melawan Olympiakos.

Di tengah situasi sulit tersebut, muncul rumor yang menyebut bahwa ada keretakan di dalam skuat Juventus yang melibatkan pemain asing dan pemain veteran. Rumor itu disiarkan oleh situs gosip Italia, Dagospia.

Ruang Ganti Bermasalah

Menurut situs tersebut, keretakan terjadi di ruang ganti saat Si Nyonya Tua menghadapi Crotone akhir pekan lalu. Disebutkan, ada tiga pemain asing yang meminta dijual di bursa transfer Januari mendatang.

Sementara itu, TuttoJuve menyebutkan bahwa rumor tersebut sama sekali tidak benar dan tidak berdasar. Pihak Juventus sendiri tidak akan menyampaikan klarifikasi resmi terkait rumor tersebut karena tak ingin itu semakin merebak.

Jumat pekan ini (1/12/2017), Juventus akan menjalani laga berat. Gianluigi Buffon dan kawan-kawan akan bertandang ke San Paolo untuk menghadapi Napoli. Kemenangan akan memankas jarak ketertinggalan mereka menjadi satu poin. Sebaliknya, jika kalah, mereka akan tertinggal tujuh angka dari I Partenopei.

Incar Kemenangan Lawan Napoli

“Saya harap hari Jumat akan menjadi malam olahraga yang menyenangkan. Kami telah melakukan beberapa hal bagus musim ini, sementara hasil yang mereka (Napoli) raih luar biasa,” tutur pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, usai laga melawan Crotone hari Minggu lalu.

“Ini bukan lagi soal kami memimpin atau tertinggal. Ini adalah soal bagaimana mencapai akhir dari semangat,” ujarnya.

Napoli sendiri melesat kencang musim ini. Mereka belum terkalahkan dan hanya dua kali bermain imbang dalam 14 pertandingan. Selain itu, pasukan Maurizio Sarri juga tampil produktif dan kerap menang telak atas lawan-lawannya.

“Bermain di San Paolo akan selalu sulit dan pertandingan seakan tidak akan pernah berakhir. Napoli sudah melakukan hal yang hebat dalam tiga tahun terakhir. Mereka telah menghadapi Juventus yang bahkan lebih kuat. Kami harus bermain dengan teknik dan kecerdasan yang bagus,” Allegri menambahkan.